Dari jogja menuju Jakarta, jalan terjal yang penuh berkat

Kali ini saya akan bercerita pengalaman perjalanan saya menuju Jakarta. Ini memang bukan pengalaman pertama saya pergi kejakarta, namun saya akan bercerita betapa pahit getir dan manisnya perjalanan saya menuju kota metropolitan itu saat bulan april kemarin.

“cibubur, 1-3 april 2011” itulah hari yang saya nantikan, hari dimana saya akan menjadi anggota paduan suara dalam acara ASIAN YOUTH DAY 2011. Betapa harapan dan kesukaan yang saya nantikan dari acara itu. Selama 19 tahun aku hidup, baru kali ini di adakan acara hari remaja Gereja Kerasulan Baru se-Asia. Acara yang di ikuti oleh seluruh remaja se asia. Disana ada banyak permainan dan kegiatan. Betapa senang hati saya menunggu tibanya hari itu. Dan suatu kesukaan distrik Jogja dan Surakarta mendapat bagian untuk mengisi paduan suara, saya pun menjadi anggota paduan suara itu. 1 tahun penuh saya mengikuti latihan dengan penuh semangat🙂 .

Dan tibalah saatnya 2 minggu sebelum hari H. tapiiiiiiiiiii apa yang terjadi sodara-sodara pengumuman jadwal ujian UTS kampus pun keluar. Rasanya begitu pahhiiiiiiiiittt ternyata HARINYA SAMA dengan jadwal AYD (asian youth day).  Saya pun binggung, tapi saya tidak mau kehilangan 2 acara tersebut. Maka saya menghadap dosen PA saya untuk meminta ijin. Dan apa yang dosen saya katakan “kamu boleh ijin tidak ikut UTS besok, tapi ngulangnya tahun depan”. Rasanya maau pingsan, lemessssssssss.. kejam pengen nangis T.T .. gila aja nunggu 1 tahun, saya gak maulah. Saya tau aturan di kampus saya memang ketat. tapi di sisi lain saya juga gak mau melepas kegiatan AYD yg sudah saya tunggu 1tahun lamanya😦😦

Berhari-hari saya berfikir gimana jalan keluarnya, saya berdoa kepada Tuhan minta pertolongan. Saya pun cerita dgn sahabat saya. Entah karena apa dia seperti malaikat hari itu, dia pny ide. “ren, km ikut kebaktiannya aja, kan itu hari minggu jadi sabtu sore km bisa ke Jakarta pake kereta. Walaupun km tidak bisa ikut outboundnya setidaknya km ikut kebaktian biar ngerasain AYD sekali-kali”. Ini semua karena Tuhan mendengar doa saya, saya pun setuju dgn ide teman saya itu. Ok satu masalah selesai. Lalu saya menyampaikan ide saya kepada ortu untuk ke Jakarta sabtu sore setelah UTS. Tapiiiiii apa yg terjadi sodara-sodara orang tua saya tidak mengijinkan saya untuk ke Jakarta sendiri alasannya karena saya itu anak cewek dan orangtua saya khawatir jika terjadi apa-apa di jalan nanti. Orang tua saya pun jg tidak mau mengantar saya. Lemesss lagi saya. Saya sampai berdebat dan bersitegang dengan orang tua saya, saya sampai menangis tetapi mereka tetap tidak mengijinkan saya.. Tapi saya tidak menyeerah begitu saja saya tetap berdoa pada Tuhan untuk masalah saya ini. Waktu untuk ke Jakarta tinggal 1 minggu lg walaupun tidak mendapat restu ortu saya tetap ingin kejakarta gimanapun caranya. Maka uang saku saya pun saya kumpulkan untuk membeli tiket kereta. Untuk makan siang saya bawa bekal dari rumah. Tetapi sayang orang tua saya tau usaha saya itu, karena mereka benar-benar tidak mau saya ke Jakarta sendiri maka saya pun tidak di beri uang. Tetapi saya tetap berjuang, saya kumpulkan buku-buku bekas saya untuk saya jual. Jika sudah terjual saya akan membeli tiket dan jika kurang saya terpaksa hutang dg teman saya. Sulit sekali waktu itu, sudah tidak punya uang, ortu tidak mau bicara. Sulit sulit dan sulit….kemudian karena saya sudah benar-benar tidak punya uang (gimana mau dapat uang kalau beberapa hari terakhir ini saya tidak di kasih uang sama sekali), karena sudah kepepet bgt saya pun minta uang saku pada ayah saya,. yaa memang orang tua saya lalu mengasih uang saku tapiiii orang tua saya tidak mau lagi memasakkan makanan buat bekal saya. Itu mah sama aja tu uang buat makan siang😦😦 . padahal waktu itu pulang sore trs. Lapar, pusing dan bingung yang saya rasakan jika di kampus. tapi saya tidak menyerah saya terus berdoa, dan akhirnya saya ngomong lagi dengan bapak kalau saya tetap ingin kejakarta gimana pun jalannya. Dan tekat saya itu sudah bulat.

Dan apa yang terjadi sodara-sodara puji Tuhan, Yesus mendengar doa saya. Hari itu hari apa lupa, entah karena apa ibu saya ngomong dengan saya setelah beberapa hari diam “dek aku udah Tanya tiket, tapi tiket pesawat, nanti ibu bayarin. Kalau kamu pergi kejakarta sendiri pake kereta ibu tidak mau”.. bluuggg seperti ketiban durian jatuh. Saya lihat bapak saya tersenyum. Mimpi gakk neee,, saya seneng buuuaaangeeeeeeeeeeeet!!!!!. Yang saya harapkan kejadian juga. Tuhan mendengar doa saya. Paginya teman saya datang ketempat saya dan berkata “ren, aku bareng kamu ya. Aku besok ada pertandingan DBL jd gak bisa berangkat kamis, bisanya sabtu bareng kamu ya”. Senaaaaaaaang sekali aku waktu itu karena dapat temen.. Malamnya aku, ortu dan teman ku td ngobrol-ngobrol. Dan di putuskan kami akan naik kereta bukan pesawat. Itu karena aku sudah ada temen jadi naek kereta aja biar hemat (haha padahal kalau di pikir-pikir hampir sama lho harganya gak terlalu jauh haha). Tp jg lebih aman kereta karena saya punya saudara yang bekerja di perkeretaapian.

Hari kamis pun tiba, teman-teman saya pun pergi kejakarta. Pengen nangis aku T.T . sahabat-sahabat saya berkata “ren, aku tunggu di Jakarta. Datang ya”. Dalam hati aku menjawab “ ya, pasti” tapi aku hanya bisa tersenyum mau nangis sih. Banyak orang yg bilang rugi saya ikut kejakarta karena hari sabtu sore berangkat minggu pagi sampai sana dan minggu sore pulang. tetapi kesukaan saya untuk mengikuti kebaktian dengan Rasul Kepala dan menjadi anggota paduan suara serta dukungan sahabat-sahabat saya mengalahkan kata-kata mereka.

Hari sabtu pun tiba. Senang, hanya itu yg ada dalam hati saya. Setelah paginya selesai UTS, sorenya saya pun berangkat ke stasiun tugu dengan ayah saya. Ibu saya terlihat sangat berat melepas kepergian saya. Rencananya jika saya sudah sampai Jakarta saya akan di jemput om saya yg ada di Jakarta. Di dalam kereta saya mendapat tempat yang nyaman walaupun itu kelas eksekutif. Di perjalanan saya merasa senang akhirya saya bias pergi kejakarta juga. Tapi masalah saya tidak berhenti di situ. Ternyata malam itu juga saya datang bulan .. saya tau hari itu udah tanggalnya tapi kenapa harus sekarang saat saya lagi pergi, saat saya lagi di kereta, saat butuh tenaga untuk besok knp tidak besok senin aja saat saya udh pulang. omg pikiran saya udah kemana-mana. Gimana nanti kalau perut saya mules karena biasanya saat hari pertama itu mules😦😦 , sayapun berdoa pd Tuhan mohon pertolongan. Saya mulai lelah, takut dan jenuh di kereta. Saya mau nangissss keras rasanya.  tetapi setiap saat teman-teman saya selalu memberi dukungan melalui sms dan telfon. Mereka selalu menanyakan kabar saya dan sampai mana saya. Tentu hal itu menjadi tambahan semangat buat saya untuk sampai ke Jakarta. Banyak yg tidur dikereta, tp kami enggan melakukannya karena kami harus selalu berjaga agar jgn sampai lengah nanti tau-tau barang bawaan kami hilang.. Tapi karena kami ngantuk bgt dan ingin tidur maka kami tidur. Tidur kami tidak nyaman bgt karena kursinya cm sempit dan kami jg harus selalu waspada dg barang bawaan kami. Lalu teman saya membeli Koran. Harganya 2ribu dapat 2 lembar. Maaahhall bgt. Saya pun tidur di kursi dan teman saya tidur di bawah hehe. Dan puji Tuhan saya tidak merasakan nyeri sama sekali pada perut saya dan emosi saya pun stabil yang biasanya cewk kalau lagi dapet suka gak stabil emosinya. Pagi pun tiba sekitar pukul 2  om saya telfon Tanya sampa mana. Saya tidak tau yg pasti sampai mana cuma ada sawah sepanjang jalan. Kemudian kereta berhenti di sebuah stasuin saya pun terbangun dan saking kagetnya dan tidak ketidak tauan tempat saya pun hampir turun dari kereta karena ada jg penumpang yg turun. Tp Tuhan masih sayang kami, ada ibu-ibu yg mengatakan kepada kami “dek ini bukan stasiun jati Negara”. Syukur puji Tuhan kami belum turun, kalau udah ntah bagaimana nasip kami karena setelah itu kereta berjalan lagi. Setelah sekian lama menunggu akhirnya tiba juga di stasiun jati Negara. Saya sms om saya ternyata dia sudah ada di pintu keluar. Betapa senangnya hati saya melihat om saya. Senang sudah sampai Jakarta dg selamat tidak nyasar dan tentu senang karena bisa mengikuti kebaktian AYD🙂😀 . Setelah itu mobil om saya melaju ke cibubur. Di sana saya trs mandi dan ganti baju kemudian makan pagi. Betapa senangnya saya melihat wajah teman-teman  saya disana. Kami saling bercerita bagaimana kegiatan kami selama beberapa hari tidak ketemu ini.

Akhirnya saat-saat kebaktian pun tiba, dengan senang dan hikmat saya mengikuti kebaktian walaupun lelah dan kantuk melanda hehe. Saat bernyanyipun saya dengan semangat menyanyikan lagu nya, bahkan saya meneteskan air mata teringat betapa sulitnya perjuangan untuk saya sampai ke sini, tempat dimana saya bisa mengikuti kebaktian dg remaja-remaja Tuhan se Asia. Dan kemudian saya pun pulang dg rombongan teman-teman saya dg penuh kesukaan.

Itulah pengalaman saya april kemarin. Makna yang saya petik dari pengalaman itu adalah “Tuhan tidak pernah meninggalkan kita dan Dia akan mengabulkan doa kita jika kita terus memohon dengan hati yang tulus dan berusaha dg sungguh-sungguh. Tuhan itu selalu memberikan yang terbaik pada kita walaupun menurut kita itu sudah tidak mungkin terjadi lagi dan terasa pahit tapi itulah yang terbaik untuk kita” .

Terimakasih Tuhan atas pertolongan dan perlindungan Mu selama ini Tuhan, terimakasih untuk ayah ibu ku yang selalu menjagaku, merawatku dan mengijinkan ku kejakarta walaupun aku tau itu sulit buat kalian. Juga untuk sahabat-sahabat ku yg selalu memberikan dukungan dan semangat buat ku untuk mengikuti kegiatan AYD. Bagiku ini pengalaman terbesarku selama 19 tahun ini. Bagaimana perjuangan 1tahun latihan paduansuara, perjuangan untuk mendapat restu ortu, perjuangan mengumpulkan uang utk kejakarta saat tdk dpt restu ortu, perjuangan saat di kereta dan perjuangan menuju Jakarta dg selamat. Ini semua merupakan hal yang pahit dan manis bukan. Terimakasih untuk kalian yg sudah membaca cerita pengalamanku ini semuga bermanfaat. Gbu🙂🙂

About Reni Puspitasari

lahir di jogja tanggal 9 februari 1992.

Posted on Juli 7, 2011, in ndenk and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s