Cebu Island ala Backpacker

Hello, sudah lama sekali ya saya tidak menulis diblog. Kali ini saya mau menulis tentang perjalanan saya, yaaa sebut saja liburan ala Backpacker pada tanggal 12-16 November 2015. Kali ini saya backpackeran lumayan jauh ni dari Indonesia, tepatnnya di Pulau Cebu, Filipina. Perjalanan kali ini saya hanya berdua dengan teman saya dari Indonesia yang kebetulan juga satu kelas dengan saya di Manila. Kebetulan saya memang lagi belajar di Filipina jadi waktu liburan semester saya menyempatkan diri liburan buat explore Philippines lah ya😀. Perjalanan kali ini saya hanya berdua dengan teman saya dari Indonesia yang kebetulan juga satu kelas dengan saya di Manila. Untuk pergi ke Cebu kita harus naik pesawat dulu, sekitar 1 jam. Buat kamu yang mau berhemat mending booking tiket beberapa bulan sebelumnya. Kalau saya boking dari bulan Juli jadi saya dapat tiket 500 Peso, total tiket yang saya booking 4.753 peso dengan baggasi 15Kg berangkat dan 20Kg pulang (buat extra oleh2 mikirnya ahhaha).

Tanggal 12 November 2015 kami berangkat dari bandara Ninoy Aquino International Airport (NAIA) di Manila. Sempat delay sekitar 1 jam jadi sampai Mactan Cebu International Airport agak terlabat. Untuk menuju penginapa kami menggunakan taksi biar gampang, tips buat kalian yang mau ke Cebu jangan gunakan taksi bandara karena mahal jadi mending menggunakan taksi umum yang ada disekitar bandara dengan biaya 250 peso sampai ke penginapan kami (biaya tergantung jarak dari bandara). Kami sampai kepenginapan sudah malam sekitar pukul 8 mlm, dan tinggal check in karena sebelumnya kami sudah bayar lewat online melalui travelbook.ph. saya memilih menginap di guest house karena lebih murah (tips nih kalau ke Cebu mending caari penginapan yang di Cebu City atau yang di dekat South bus terminal biar gampang pergi kemana-mana). Malamnya kami makan didekat penginapan, sekitar 30 peso (tergantung makanan yang dibeli).

Tanggal 13 November 2015, planning kami mau ke Oslob melihat dan berenang bersama ikan paus. Pukul 06.30 kami melaju ke south bus terminal di cebu city menggunakan jeepney (biasanya jarak dekat bayar 7 peso). Pukul 8 pagi Sebelum naik bus kami beli kopi dan makanan biar gak ngantuk😀. Untuk ke Oslob cari bus yang ada tulisan Oslob, biaya sekitar 130 peso tanpa AC dengan perjalanan sekitar 3 jam sampai ujung pulau Cebu. Dijalan dijamin gak bakal bosen deh kalau dah keluar cebu city karena kamu bakal disuguhi pemandangan gunung dan pantai. Gilaaaakkk busnya berjalan sepanjang pantai kek di Bali gituuu kereeeeennnnn !!!! sampai di Oslob kami rada kecewa niihh karena pertunjukan ikan pausnya sudah selesai, jadi kami terlambat. Buat kamu yang mau ke oslob usahakan sebekum jm 12 sampai deh ya biar bisa lihat ikan paus. Kemudian kuya (mas/bapak) yang ada dipangkalan ojek (kalau di cebu namanya habal-habal) bilang kami bisa ke tempat lain yang gak kalah kerennya, kami ditawarin ke Sumilon Island dengan biaya 1800 peso all in berdua.

Dari pangkalan ojek sampai ke tepi pantai kami naik motor, satu motor 3 orang bareng kuya. Perjalanan sekitar 15 menit dengan suguhan pantai yang keren lah pokoknya !! sampai di tepi pantai kami nunggu boat kami yang akan menuju ke Sumilon Island ditemani oleh seorang guide yang baik dan ramah.

 

Dipantai banyak toko-toko makanan yang dan jangan kaget kalau disana banyak bule daari Eropa maupun Amerika karena memang pulaunya kerenn banget sih hahaha. Kamu bisa bawa makanan atau minuman ke boat buat di pulau karena boat itu kita sewa seharian. Perjalanan menuju pulau sungguh luar biasa keren pokoknya, air yang jernih udara yang sejuk, oke banget !!! sebelum sampai ke pulau kami diajak snorkeling melihat bawah laut oslob oleh kuya. Wuuuuuuiiiiihhhhh kereeeennnnn !!!

pokoknya jernih dan mantap (jangan lupa ya bawa kamera underwater ahahahah).

DSCF2155.JPG

 

Sampai dipulau kamu bisa sepuasnya foto-foto, berjemur ala-ala bule, apa aja deh sampe kamu lelah. Setelah puas di sumilon island kami pulang menuju pantai seberang. Karena sudah jam 6 sore maka kami putuskan untuk pulang (oh iya ada beberapa tempat wisata juga disekitar situ yang bisa kamu jelajahi, tapi sepertinya gak cukup kalau Cuma sehari karena dijamin keren !!!) perjalanan pulang ke cebu city menggunakan bis non ac dengan biaya 149 peso. Tapi karena ada perbaikan jalan jadi kami harus menempuh perjalanan selama 5 jam sampai kota L alhasil tengah malam kami baru tiba di penginapan. Langsung tidur buat persiapan destinasi selanjutnya.

Tanggal 14 november 2015, planning kami adalah ke Bojo River sebelah barat pulau cebu. Tetapi hari itu kami terlambat bangun jadi pukul 7.30 kami baru menuju south bus terminal buat mencari bus ke bojo river, kamu bisa tanya ke petugas atau satpam yang ada disana. Biaya bus sekiar 80 peso dengan lama perjalanan 2 jam. Di perjalanan kami sarapan dengan bekal yang kami beli di terminal. Perjalanan kali ini kami melewati pegunungan naik turun berkelok-kelok dan yang pasti tetap seruuuuuu buat kamu yang berjiwa petualang. Nanti sopir bus akan menurunkan kita di pos menuju bojo river. dari pos ojek tersebut kita naik habal-habal menuju bojo river biaya sekitar 20 peso satu orang.

 

DSCF2561.JPG

Dari pos depan ini kita berjalan menusuri jalan setapak menuju sungai. Sampai di sungai kami disambut oleh penduduk yang sangat ramah, dan beruntung kami bertemu dengan kepala pengelola yang kebetulan juga akan mmenjadi guide kami menelusuri sungai. Bojo river merupakan salah satu ecopark di Philippies dan kamu gak bakal nyesel dating kesana. Dengan biaya 350 kamu bisa menelusuri sungai yang dipenuhi dengan pohon mangrove.

Sungai bojo akan sampai ke laut jadi kamu bisa lihat laut nanti dan berenang diantara dua tebing yang keren kayak di Thailand difilmnya Leonardo hahaha. Setelah puas menelusuri pantai kamu bisa pergi ke Hermit’s Cove. Seperti pantai pada umumnya sana banyak orang walaupun tidak sebanyak orang yang datang kepantai Parangtritis Jogja hahaha

 

Di pantai ini kamu juga bisa foto-foto sepuasmu, sebagian pengunjung juga berenang tapi kami tidak berenang karena kelelahan berenang di Bojo River kali yya hahahha.. setelah puas menikmati dan membunuh waktu di pantai kami berniat pulang. Kami pulang menggunakan habal-habal (habal-habal disini sudah ditentukan harganya jadi kita gak bisa nawar) dari Hermit’s Cove ke Carcar dengan harga 250 untuk 2 orang. Diperjalanan kami diajak “ngetril” sama kuya ojek,,, bayangkan jalan naik turun berkelok-kelok dengan kecepatan motor 60 km/jam ber3 dalam 1 motor hahah omg !!! tapi seruuuuuuu keren pemandangannya jangan ditanya lagi deh, keren abisssssss !!

 

Tanggal 15 November 2015, kami explore Cebu City, pertama kami ke Tourist temple yang tepat masuknya gratissss hahaha..

kemudian karena itu hari minggu maka kewajiban bagi saya untuk ke gereja. Sebuah berkat yang luar biasa gereja Kerasulan Baru ada di Cebu City. Maka saya langsung menuju gereja pukul 9.30. setelah dari gereja saya diajak makan siang oleh Cuaco Family, puji Tuhan. Setelah itu Benji Cuaco mengajak kami jalan-jalan ke gereja Santo Nino dan sekitarnya. Setelah lelah jalan-jalan kami berburu oleh-oleh di Travel Island. Barang disini ori semua jadi jangan heran kalan harga rada mahal, tapi kualitas jangan ditanya deh hahahha. Kami membeli kaos, dan jangan lupa memberli manga khas cebu ya teman.

Setelah oleh-oleh lengkap kami kembali ke penginapan dan bersiap-siap untuk kebandara. Transport kebandara kami menggunakan taksi yang dipanggil oleh petugas penginapan, biaya sebesar 120 peso sampai bandara. Pukul 00.10 pesawat mengudara menuju Manila.

Ini lah kisah backpackeran saya ke Cebu Island, buat kamu yang mau kesana dengan budged minim jangan takut! Asalkan semua persiapan kamu lengkap seperti informasi lengkap, destinasi jelas, tau transport menuju lokasi wisata, perkiraan biaya, dan jangan lupa tubuh yang sehat juga penting dan lagi jangan ragu bertanya tetapi lebih baik bertanya kepada petugas keamanan, satpam atau polisi biar jelas. Untuk total biaya yang saya keluarkan all in dari berangkat sampai pulang lagi ke Manila sekitar 8.500 peso.

salam backpacker!!!!

About Reni Puspitasari

lahir di jogja tanggal 9 februari 1992.

Posted on November 21, 2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s